Sir 15: 15-20; Mzm 119: 1-2, 4-5,17-18,33-34;1Kor 2:6-10; Mat 5:17-37
Dalam Injil hari ini, Yesus mengajak kita untuk tidak sekadar menjadi orang baik yang patuh pada aturan tertulis, melainkan menjadi pribadi yang memiliki ketulusan hati yang mendalam. Ia mengingatkan bahwa dosa tidak hanya dimulai dari tindakan nyata seperti membunuh atau berzinah, tetapi berakar jauh di dalam amarah yang dipendam, kebencian yang dipelihara, dan kata-kata yang tidak jujur. Perintah Tuhan bukanlah beban yang membatasi kebebasan, melainkan pagar kasih yang menjaga martabat kita agar hidup lebih utuh dan damai.
*Sr. Emilia PMY




